boku no sekai wa.. subarashii

Secuil Jalan-jalan di Kotagede

Posted on: 9 April 2010

Aku menghabiskan dua bulan disni ber-KKN ria semasa Juli-Agustus 2007. Selama itu, aku jadi cukup mengenal seluk beluk dan kebiasaan “kota” yang satu ini. Kotagede merupakan sentra dari kerajinan perak di Daerah Istimewa Yogyakarta. setelah hampir tiga tahun lamanya, aku memutuskan untuk kembali berkunjung ke “kota” ini.. hehehe

yak mari kita mulai!

Willkommen in Kotagede!

Willkommen in Kotagede!

kotagede in the morning, almost 7 am

kotagede in the morning, almost 7 am

Tanda “Selamat datang di kawasan Kotagede” ini ada di sebelah utara Tom’s Silver. begitu kita memasuki daerah ini, siap-siaplah untuk mengurangi kecepatan anda karena jalan selatan tanda ini menciut alias mengecil.

Kotagede, menurutku, merupakan kawasan yang tidak biasa. Mengapa kukatakan demikian? karena “kota” ini seperti berdiri sendiri,  wilayah ini sudah mempunyai rumah sakit, sekolah (lengkap dari TK-SMU), puskesmas, kantor polisi, pemerintahan, pasar, kantor pos, pemukiman sendiri, semua peralatan yang digunakan oleh sebuah “kota”…

puskesmas kotagede

RS PKU kotagede

RS PKU kotagede

kantor pos kotagede, letaknya di pertigaaan, membuatnya kurang cocok untuk usahakantor pos kotagede, letaknya di pertigaaan, membuatnya kurang cocok untuk usaha

kantor pos kotagede, letaknya di pertigaaan, membuatnya kurang cocok untuk usaha

Wilayah ini terbagi menjadi 3 kelurahan, yaitu Purbayan, Rejowinangun (daerah utara tanda selamat datang) dan Prenggan (ini tempatku ber KKN ria selama dua bulan).

Kotagede menawarkan lokasi dimana kita bisa berbelanja kerajinan perak. Seperti tempat lainnya di Jogjakarta, dimana selalu ada pusat (seperti Jalan Affandi yang penuh dengan toko HP dan butik, seperti Wijilan yang kanan kirinya penuh dengan penjual gudeg), di kanan dan kiri jalan terdapat toko-toko yang menawarkan kerajinan perak, dari yang murah, sampai yang LARANG alias mahal…

bagian barat.. hmm.. nice trotoar

karena masih pagi, jadi belum pada buka deh tokonya

karena ini masih pagi, jadi belum pada buka tokonya =D

Selain dikenal akan peraknya, di Kotagede pun banyak lho lokasi kulinernya, namun para penjual tersebut banyak yang membuka usahanya di waktu malam hari. Karena aku ndak bawa tripod dan datang pagi hari, maka foto dan tulisan mengenai kehidupan malam Kotagede lain waktu ya, hehehehhe.. Lokasi yang tiap malam ramai akan kuliner terletak di Lapangan Karang, yang kalau pagi dipakai para pelajar berolahraga dan kala sore untuk bersepakbola ria. Menunya macam-macam lho, mulai dari sate sapi, soto kudus, bubur ayam, dan makanan kuliner ‘standar’ lainnya (wah sepertinya fotoku tidak lengkap) =D.

jualan di Indonesia bebas coy, termasuk disini

jualan di Indonesia bebas coy, termasuk disini

sate sapi pak cipto yang belum buka (kepagian sih!!)

sate sapi pak cipto yang belum buka (kepagian sih!!)

Kotagede memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang lengkap (kecuali perguruan tinggi sepertinya). TK? ada..! SD? ada..!! SMP..? adaaa..?? SMU..? salah satu SMU terbaik di DIY ada disini, SMU 5 (weh sori fotonya ngga keambil tadi). hehe. Sebenarnya target jalan-jalan pagi kali ini adalah memotret tentang pendidikan dan kebangkitan bangsa (ada lomba soalnya, hehe), cuma begitu sampai sini, kelupaan deh, jadi cuma sedikit yang terekam T___________T

no offense, tapi aku memang baru kali ini melihatnya =D

no offense, tapi aku memang baru kali ini melihatnya =D

teruslah mencium tangan orang tuamu sampai dewasa nak..

teruslah mencium tangan orang tuamu sampai dewasa nak..

semangat belajar dimulai sejak dini!

semangat belajar dimulai sejak dini!

Ada juga yang sedang dan akan berolahraga.. Sepertinya semangat OLAHRAGA harus kita junjung meskipun kita nanti sudah berkarir.. kasihan tubuh anda lho.. kerja melulu ngga ada hiburannya.. (kecuali workaholic, ra komen aku)

limaa. enam.. tujuh delapan.. satu.. dua..

limaa. enam.. tujuh delapan.. satu.. dua..

pak satpam mengatur barisan siswa SD ini menuju lapangan Karang

pak satpam mengatur barisan siswa SD ini menuju lapangan Karang

Kotagede memiliki pasar yang terletak di bagian selatan kota, yang bernama Pasar Kotagede. Seperti pasar pada umumnya, saat pagi pastilah penuh dan sesak oleh penjual dan pembeli yang mengadakan transaksi. Kepadatan ini belum ada apa-apanya, saat pagi hari (menjelang jam 7-8), jalan di depan pasar PENUH SESAK!!! yang pada parkir sembarangan..? adaa.. becak..? adaaa.. mobil..? adaa.. penjual yang memang belum ditata dengan rapi? ADAAAA…. pokoke kebak pol, dalane macet nek isuk!

demo, Gomen ne, kondisi tersebut tidak memungkinkan difoto (kemampuan saya yang kurang sih) karena matahari sudah bersinar sangat terik, hanya beberapa gambar saja seperti di bawah ini..

sebelah timur pasar saja penuh

sebelah timur pasar saja penuh

kalau ada penataan tentu lebih cantik lokasi ini

kalau ada penataan tentu lebih cantik lokasi ini

dodolan manuk

dodolan manuk

ini mah lagi sepi sejenak, kalau rame dahsyat tenan

ini mah lagi sepi sejenak, kalau rame dahsyat tenan

Dan.. seperti pada wilayah Indonesia yang lainnya.. kesemrawutan saat pagi SELALU terjadi..

untung ada pak polisi yang bekerja tak kenal lelah..

untung ada pak polisi yang bekerja tak kenal lelah..

mau diatur nggak Pak??! nyelonong aja!!

mau diatur nggak Pak??! nyelonong aja!!

Aah.. tak apalah, memang sudah jadi tabiat orang Indonesia seperti ini.. semoga kita-kita yang sadar segera memperbaiki ke-nyelonong-an kita yang kita lakukan sehari-hari. Jadi inget, sebelum aku sampai di Kotagede ini, di saat lampu merag sudah berangka 6 (detik menuju hijau), kendaraan RODA DUA dengan santainya menerabas lampu yang belum hijau tersebut. Aku yang berinisiatif untuk menjadi WNI yang baik dengan cara menunggu sampai hijau malah diklaksoni dan di-pendeliki (aduh nggak tahu e Bahasa Indonesianya..). Aneh memang aneh, disaat kita berusaha jujur, orang-orang malah menganggap kita sok..

but never mind, ini adalah Indonesia tanah dan tumpah darah kita kok 🙂

The Tugu in The morning..

The Tugu in The morning..

4 Tanggapan to "Secuil Jalan-jalan di Kotagede"

huaaa..keren mas pugiii,,,dari kotagedelaah aku bnr2 mencintai kota jogja..*yaiyaa laa…rmhku disinii*

heee..sip2 ^_+

he he he
ini juga belum lengkap e
harusnya ada edisi malam hari, edisi kuliner (nunggu musim panas)^^

monggo mas..kalo ke kotagede lagi mampir warung saya..sate sapi pak cipto..

ngajeng Bank BPD…monggo-monggo

oh pasti pak🙂

nanti kalau saya kesana sekalian kenalan ya Pak🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: