boku no sekai wa.. subarashii

Nikon D3100 -review singkat saja-

Posted on: 20 Agustus 2010

yes!!!!

tampilan depan Nikon D3100

tampilan depan Nikon D3100

Ini yang terucap ketika akhirnya (ya, akhirnya) Nikon Mengeluarkan varian baru DSLR kelas entry level mereka menggantikan Nikon D3000 yang sudah (sepertinya sebentar lagi) distop produksinya. D3100 mewarisi fitur terkenal dari D3000 yaitu guide mode, dimana disini para pemula DSLR dipandu oleh menu yang intuitif untuk menghasilkan foto yang baik. Kamera ini hadir dengan spesifikasi sebagai berikut:

1. format sensor DX (APS-C) dengan resolusi sebesar 14,2 Megapiksel. sensor yang digunakan adalah CMOS (mungkin karena lebih murah dalam produksinya, menggantikan sensor CCD sejak lama, 2007 mungkin).

Sensor ini termasuk besar untuk Nikon, mengingat kamera monsternya, the lord of darkness, Nikon D3S “hanya” beresolusi sebesa 12 MP saja. Tapi apa benar piksel yang anda kejar? apakah anda hobi mencetak foto sebesar 20R? haha, saya rasa tidak

2. Prosesor pengolah data yang baru, EXPEED2 yang diklaim dikembangkan oleh Nikon sendiri, well, sensor yang baru ini pastilah menghasilkan gambar yang lebih low noise daripada sensor yang lama, gambar yang lebih vivid dan gradasi tonal yang lebih lembut.

3. Ini dia, ISO 100-3200. rentang yang cukup mewah untuk kamera entry level :p . dan dapat dinaikkan sampai ISO 12.800 lho (tapi ISO 12800 disini cuma ekuivalen saja, it is not the real 12800, man). Tetap saja membuat teman-teman yang suka men-shoot di kondisi minim cahaya merasa senang.

Bandingkan dengan Nikon D40(-ku), men-shoot di ISO 800 saja sudah K.O, hahaha

4. D-Movie sampai resolusi Full HD! (1920 x 1080 12 fps). Nikon D3S saja ngga bisa lho! hehe. Lensa-lensa Nikkor dapat digunakan untuk menciptakan efek sinematis dan editing sederhana dapat dilakukan dari dalam kamera. Oh ya tidak lupa D3100 dipersenjatai dengan koneksi HDMI, dimana hasil video dapat dilihat di TV yang sudah mendukung Hi-Def =)

Jangan pula dilupakan, bahwa ini adalah KAMERA, bukan CAMCORDER dan sejenisnya. Jadi gunakanlah opsi merekam secukupnya karena sensor dapat menjadi terlalu panas dan, yah, bisa mengalami kerusakan permanen!

5. Mode Live view yang dilengkapi continuous autofocus, dimana AF terus bekerja menghasilkan gambar yang tajam, meskipun subjek bergerak tanpa harus menekan tombol shutter.

6. Active D-lightning. yes, D3100 sudah dipersenjatai dengan mode ini juga lho. Setidaknya tidak seperti D40 saya yang ndadak masuk playback dulu, klik sini, klik situ. hehehe. Cumaaaaaaa, disini Active D-Lightning nya hanya berupa switch on/off saja, tidak seperti D5000 atau D90 yang dapat diatur di “high, medium, low, dan auto”.

7. Dual integrated Dust Reduction System. Enak sekali DSLR jaman sekarang, semua-semua ada :p. Intinya sistem ini menjaga sensor kamera tetap dalam keadaan bersih cling bebas noktah.

bagian belakang D3100

bagian belakang D3100

Nikon D3100 dibanderol dengan harga US$699 (amazon.com) bersama lensa kitnya (AF-S DX 18-55mm f/3,5-5,6 G ED VR) yang terkenal tajaam dan ringan (i miss my little 18-55 T______T).

bagian atas D3100

bagian atas D3100

Beberapa hal terakhir yang perlu disampaikan, bahwa Nikon D3100 BELUM DIKENAI MOTOR FOKUS pada tubuhnya. Jadi para pengguna lensa Nikkor yang belum berkode “AF-S”, harap berlatih kesabaran dengan menggunakan fokus manual, hehehe. Tidak lupa juga disampaikan bahwa jika anda BELUM MEMILIKI DSLR, maka ini PILIHAN YANG TEPAT mengingat spesifikasinya yang sudah sangat mumpuni untuk daily photography =)

Tidak lupa juga disampaikan kepada teman-teman yang sudah memiliki DSLR, jelajahi dulu DSLR lama anda sampai ujung-ujungnya, rasakanlah bahwa ia adalah teman anda yang membantu berbagi cerita. Ingat, foto yang bagus, tajam, super, bukan berasal dari kameranya (faktor ke sekian deh), tapi melainkan dari FOTOGRAFERNYA!! itu kudu diingeet!! =)

80 Tanggapan to "Nikon D3100 -review singkat saja-"

tks reviewnya .. kebetulan saya lg nyari info ttg D 3100

sama sama🙂

semoga bisa membantu🙂

review yg bagus… saya lg butuh info produk DSLR. saya berencana untuk membelinya dan saya termasuk pemula. menurut anda, jika dibandingkan dengan D5000 kira2 lebih bagus yg mana??

harga D3100 lebih tinggi daripada D5000, yang (biasanya dalam dunia elektronik) berspesifikasi lebih canggih

D3100 memiliki sensor yang lebih besar daripada D5000, kemampuan merekan dalam format full HD

sedangkan di D3100m mode active D lightning yang ada yang berupa (ON / OFF) saja, berbeda dengan D5000 yang dapat diset ke (LOW/NORMAL/HIGH/OFF). Selain itu D3100 juga belum dapat melakukan autobracketing (memotret beberapa foto sekaligus dengan eksposur yang berbeda, secara otomatis)

namun di kekurangan itu, saya melihat banyak kelebihan kok mbak🙂
saya sih mending mengambil D3100 karena teknologinya baru🙂

karena untuk pemula, yang dibutuhkan bukan banyaknya tombol di tubuh DSLR, tapi kemudahan🙂

gan kok ,, ane khan udeh jepret nieh ,, hasil d display sie okeh ,, .. tapii kenapa pas di komputer formatnya jadi NEF …
pencerhanya dong gan ,,

itu format RAW, mas, coba di setting kameranya diganti JPEG nanti bisa dibaca dengan pembaca gambar biasa🙂

Oke, terima kasih banyak atas infonya, mas puguh.. ^_^

sama sama🙂

coba sekalian nanya2 dulu ke teman2 yang labih tahu daripada saya sebelum membeli ya🙂

buat newbie D3100 cocok, terutama GUIDE dan MOVIE.
tp enthusiast mending D5000 deh

benar sekali🙂
enthusiast juga bisa naik kelas ke D90 yang terkenal itu, sekarang harganya kan sedang turun turunnya^^

Thanks ya ulasannya,

saya juga sangat tertarik dengan varian baru nikon ini, saya juga newbie di camera, baru mau beranjak, yg ingin saya tanyakan perihal motor di bodynya..?? itu pengaruhnya besar gak ya..? dan maksdunya seperti apa sih, mohon detailnya,

dan juga tolong disebutkan, jenis2 lensa apa ja yg support buat 3100, dilihat dari sisi harga dan hasil maximal, hehehehe

terima kasih

begini mas tedjoe

kekurangan dari Nikon D3100 (bersama D5000, D3000, D40, D40x, D60) adalah hanya bisa berautofokus ria ketika dipasangkan dengan lensa NIKKOR berkode AF-S

ketika dipasangkan dengan lensa NIKKOR berkode AF xxx D (atau dikenal dengan AF-D), kamera macam yang saya sebutkan diatas tidak bisa autofokus mas, jadi harus manual

ituu saja kekurangannya🙂

kekurangannya lagi, lensa AF-S itu mahal-mahal mas (contohnya AF-S 50mm f/1,4 G berharga hampir dua kali lipat AF-D 50mm f/1,4!) dan lensa AF-D itu lebih murah (so pasti karena tidak ada motor fokus di bodi lensanya)

setahu saya semua lensa NIKKOR sejak tahun baheula, yang penting sama sama F-mount, pasti bisa masuk ke D3100, termasuk ke D40 saya^^

jika lensa NIKKOR dirasa mahal (memang dink), bisa melirik produsen pihak ketiga seperti Sigma dan Tokina serta Tamron yang menawarkan produk dengan harga lebih terjangkau^^

kalo boleh tau bahan lensa nikkor kit nya d3100 terbuat dari kaca ato fiber/plastik ato yg lainya gan….? kok ringan sekali…

setahu saya bodi lensa nya dari plastik, kalau material lensa didalamnya seharusnya tetap dari kaca kok^^

diameter lensa yang kecil juga berimbas pada ringannya lensa (52mm)🙂

apakah D3100 bisa diganti Nikkor 70-300mm f_4.5-5.6 VR II

bisa sekali Mas🙂
kan lensanya sama sama NIKKOR, apalagi sudah AF-S🙂

Butuh pencerahan neh,,,,besok sya mau beli kamera.
Sy disuruh Milih antara Nikon D3100 dan Canon EOS 500D,,tolong dong yang bagus yg mana.terus katanya Kalau Nikon D3100 utk lensa tidak semuanya bisa,betulkah…??????

selamat malam mas andre🙂

sebenarnya, semua lensa NIKKOR sejak 1959 (kalau ngga salah) bisa dipakai di D3100 lho, hehe. beda dengan Canon yang mount nya ganti total sejak 1987 (kalau ndak salah juga), jadi Canon sekarang pakai lensa tahun 1980-kebawah praktis tidak bisa, harus memakai konverter🙂

mungkin yang dimaksud itu, karena D3100 tidak mempunyai motor autofokus, jadi lensa2 NIKKOR yang berkode AF-D tidak mendapatkan fitur autofokus (kudu manual fokus).

sedangkan lensa NIKKOR yyang berkode AF-S sudah mendukung autofokus tatkala disematkan di D3100

FYI: Nikon DSLR seri terbawah (D40, D40x, D60, D3000, D5000 dan D3100) memang sengaja tidak disertai motor autofokus agar ringkas dan hemat biaya🙂

toh juga D3100 banyak pilihan lensa bagus kok mas🙂, jangan ragu hehehehe

Hello Mas Puguh,

Hebat advise nya ,saya langsung ambil keputusan,btw saran lagi ya…kira2 utk lensa utk Zoom jauh dgn budget standard seperti yg dibawah lebih bagus yang mana yachhh…?????

NIKON AF 70-300mm f/4-5.6G (Black)
SIGMA 70-300mm f/4-5.6 DG MACRO for Nikon
TAMRON 70-300mm f/4-5.6 Di LD for Nikon

Makasih ya mas..
Your The Best

selamat pagi🙂

wah saya merasa tersanjung, hehehe, saya bersyukur pendapat saya bisa berguna untuk orang lain🙂

he he he
secara pribadi saya pernah memiliki TAMRON yang mas sebutkan itu mas. sangat un recommended (pendapat saya). suara fokus yang berisik, focusing yang lamban, benar2 mengecewakan😦

kalau sigma saya belum pernah baca dan lihat review nya mas, mungkin di photozone.de ada tuh hehe
teruus, kalau NIKON AF 70-300mm f/4-5.6G (Black) (bukan yang berseri AF-S kan mas?) tidak bermotor fokus lho mas, jadi kalau dipasangkan dengan D3100 kita harus manual fokus. pendapat pribadi sih, kalau manual fokus dengan lensa tele sepertinya sulit karena saat berada di focal length 300mm pasti banyak shake alias getaran di tangan, hehehe

semoga membantu, mungkin 55-300 atau 55-200 (NIKKOR, semuanya AF-S) lebih bijak karena sudah ada motor autofokus di badan lensanya🙂

semoga membantu🙂

Terima kasih sudah sangat membantu!!!

terima kasih kembali🙂
senang bisa berguna🙂

Halo mas Puguh,

saya minggu ini berencana untuk membeli DSLR pemula (entry level),dan setelah brosing sini situ akhirnya pilihan jatuh pada Nikon 3100 dan Canon 550D. Kalo menurut mas,mana kira2 yg lebih baik untuk urusan foto2 (bukan dari segi kualitas video)?

Nb: saya trtarik fotografinya,belum tertarik untuk menjadi sutradara :p

makasih atas jawabannya dan reviewnya yg mudah dicerna🙂

halo juga mas dion🙂
hmmm

jujur saja kalau Canon dan Nikon (terutama yang entry level) ini seimbang sekali mas (menurut saya lho), tidak ada yang benar2 dominan dalam hal ini🙂

saya sih menyarankan lihat dulu lingkungan mas Dion, apakah banyak yang Nikon atau Canon. karena komunitas yang ada disekitar menentukan kemajuan dalam memotret mas, lagian enak juga kan bisa tukeran lensa waktu hunting?😀

tapi kalau saya jelas pilih nikon mas^^, dari lensa sendiri, lensa kit Nikon D3100 yang 18-55 itu tajaam, bahkan ken rockwell pun mengakuinya lho🙂

kalau urusan foto, di D3100 juga ada guide mode yang akan membimbing seseorang yang benar2 baru memulai hobi fotografi ini🙂

semoga membantu🙂

Ok sudah mulai jelas nih.. hehehe..
Nah itu mas, berhubung saya benar2 baru di bidang fotografi,jadi sayang sekali saya belum punya komunitas sesama hobi. Kalau dilihat dari jajaran lensanya, kira2 lebih terjangkau yg mana? Saya tertarik foto outdoor-portrait, dan landscape.🙂

kalau dari jajaran lensa, canon dan nikon sama kuat mas, baik di level bawah maupun level pro🙂
cuma, canon termasuk getol mengeluarkan seri-seri baru DSLRnya mas, tidak seperti nikon yang bisa dibilang kalah gencar😀

nah, dengan 18-55 bawaan entry level, sudah bisa untuk ketiga kategori yang mas dion sebutkan diatas, cuma untuk kategori potrait lebih disarankan untuk menggunakan lensa yang focal length nya fixed untuk hasil yang lebih tajam🙂

emm…. mau tanya mas..

dibanding dengan a230, apakah beda jauh ya?
dari segi ISO, fitur, dll…

punya saya sekarang a230, tapi ada saudara yang mau gantiin….
cm masih bingung, worthed gak yah klo punya saya dijual lalu ganti ke d3100?

siapa tau mas punya pendapat hehehe…..

thx, maturnuwun……

selamat pagii ^^

jujur saja saya juga belum pernah pegang DSLR Sony, pernahnya pegang NEX-5😀
karena di lingkungan saya, belum ada yang punya DSLR Sony mas🙂

saya juga berpegang pada prinsip kompatibilitas, Nikon dan Canon menawarkan pilihan lensa yang seabreg dan mudah di dapat, mungkin untuk Sony belumlah sedemikian (CMIIW)🙂

mengenai sensor kamera, saya ada website yang siapa tahu berguna mas, monggo dilihat
siapa tahu bisa membuka wacana baru apakah jadi dijual atau tidak^^

kalau dari website itu dinyatakan bahwa kemampuan lowlight D3100 lebih baik daripada a230 mas, cuma skor keseluruhannya beda tipis^^

ok mas… sip bener inputnya….

setelah dipikir-pikir, kok kayaknya gak jadi dijual aja, hehe….
biar jadi tantangan, bisa bikin foto bagus dengan perangkat yang biasa2 aja… man behind the gun gitu deh….
kebetulan sy ikut di forumnya temen2 sony, jd sebetulnya untuk masalah lensa dll, hanya di masalah dompet aja sih hehehehe…..
besok kalau udah pinter, langsung ganti ke kamera pro aja hihihi…..

btw terimakasih atas masukannya….

hehehe kalau teknik foto sudah dikuasai, kamera biasa lensa kit pun fotonya luar biasa kok mas🙂

mari terus njepret, nanti akan kerasa feelnya!🙂

Saya baru aja beli Nikon D3100…
Kok hasil potretannya agak kabur….di zoom jg agak pecah….
tlg dibantu ya mas apa yg mesti disetting biar gambarnya bisa tajam….
thanx

selamat malam mbam Emma
benarkah begitu?
sudah coba mode P?
apakah semua gambar demikian adanya? sudah mencobanya di bawah pencahayaan yang terang?

sudah mas…..saya motret wedding siang hari
hasil potretannya kabur semua mas….
kaya’ ndak isa fokus gtu…
gmana ya mas???

hmm..
memang kalau tidak lihat langsung bisa membingungkan sih🙂
apakah switch di lensa sudah di set ke posisi A (mungkin masih berada di posisi M sebelumnya)

kalau pakai mode P, seharusnya baik2 saja mbak jepretannya
kalau boleh tahu, misalnya satu foto saja yang blur, EXIF (informasi seperti speed, aperture [bukaan], ISO dkk) bisa disertakan disini?

saya mau kirim hasil potretan kemana ya mas biar mas puguh bisa kasih masukan sama saya…
thanx

coba bisa ke email saya saja mbak emma di seo_nov84@yahoo.com
dan agar tidak berat saat upload, sebaiknya di resize dulu🙂

semoga nanti saya bisa membantu🙂

trimakasih sebelumnya mas puguh….
segera saya kirim ke email mas puguh….

Saya baru beli D3100, saya pake Lensa Afs 35mm f1,8 dan hasil gambarnya bagus2.. Apa perbedaan kualitas gambar di Nef(Raw) dan Jpeg(Fine)? Bagusnya kita setel kemana ya? Soalnya saya pernah pakai Nef(Raw) tapi wkt saya bawa ke tempat cetak film, mereka gak bisa buka file gambar2 di Nef(Raw). Trus hrskah kita pilih2 tempat cetak film, karena saya pernah dpt hasil yg dicetak tdk sebagus hasil yg ada di kamera, Terima kasih atas jawabannya mas Puguh..

selamat malam mas Iwan🙂

ini jawaban saya berdasarkan pengalaman ya mas, kalau ada yang dirasa kurang pas monggo ditanyakan lagi atau searching di tempat lain yang lebih komplit^^

jadi, saya berikan ilustrasi, JPEG itu seperti pizza yang toppingnya sudah di letakkan oleh chefnya. jadi kita tinggal menikmati saja🙂
sedangkan, RAW (NEF) itu seperti pizza yang toppingnya belum ditentukan (masih mentah) dan kita punya kebebasan mau menaruh apa disana😀

dari situ dapat kita ambil kesimpulan, bahwa JPEG itu file foto yang sudah mengalami kompresi dari sensor kameranya, sedangkan file RAW itu file mentah yang dihasilkan langsung dari kamera dan tidak terkompresi. jadi ukuran file RAW pasti lebih besar daripada JPEG fine sekalipun🙂

file RAW mempunyai karakter yang unik, karena sangat luwes dikustomisasi. setelah selesai kustomisasi, baru diekspor ke dalam format JPEG.
file JPEG fine sekalipun sebaiknya tidak diolah lagi karena tidak memiliki keluwesan seperti file RAW/NEF. JPEG diciptakan untuk dinikmati^^

nah, untuk orang yang rela menghabiskan waktunya mengolah lagi file yang akan dicetak / dinikmati / dishare, lebih baik selalu memotret dengan format RAW. namun untuk orang yang mengutamakan efisiensi, JPEG fine dengan minor editing lebih cocok🙂

untuk tempat cetak film saya kurang tahu ya mas, namun di kota jogja ada tempat cetak yang memperlihatkan kira2 gelap / terangkah gambar yang akan dicetak, jadi bisa diolah sedikit🙂
kalau hasil yang dimaksud adalah kualitas gambar (yang jadi tidak tajam dkk), mungkin ada hubungannya dengan mesin pencetak🙂

semoga membantu🙂

Terimakasih banyak mas Puguh atas jawabannya dan tentu saja sangat-sangat membantu..

sama sama🙂
senang bisa berguna🙂

Selamat malam mas Puguh, Setelah mndapat penjelasan dari mas Puguh, skrg saya jadi lebih suka memakai format Raw utk memotret, nah skrg saya mau tanya lgi nih🙂 Saya sdh bnyk mengambil Foto di format NEF/RAW, bisa gak kita mengeditnya mnjdi Jpeg di kmptr? Soalnya klo ngedit di kamera bisa cepet habis batrenya, dan terus terang, dari beli D3100 kmrn saya blum instal CD Viewnx2 nya.. Jadi ya semua gmbr masih ada di SD card. Terimakasih atas perhatian dan jawabannya..

selamat pagi mas Iwan

sebenarnya tidak harus mengolah file RAW di kamera mas, software seperti adobe lightroom, photoshop, dapat melakukannya melalui PC kok, jadi tinggal transfer saja dari SD cardnya ke PC lalu diolah🙂

semoga membantu🙂

Mas Puguh, saya sdh instal ViewNx2 nya.. Tpi koq saya gak bisa mengolah file Raw mnjadi Jpeg ya di komputer? Apa emang saya yg Gaptek kali ya😦

dari apa yang saya baca disini, seharusnya format RAW dapat dibaca mas🙂

mungkin saja karena tipe kameranya baru, jadi RAW nya belum dapat dibaca oleh NX2 yang belum terupdate mas🙂

mungkin perlu diupdate dulu🙂

atau install adobe lightroom 3.3 saja🙂

Mas,kalo 3100 sm 3000 untuk masalah ke’lemotanya, trutama pas njepret trus lihat hasil tu bs lama bgt di d3000,trus geser2 menu dan geser2 gambar jg lama, kalo di d3100 gmana mas?kyk gt g?saya blum pernah pegang soale..ato lancar2 saja kyk d40,untuk masalah loading nya lho mas..

Maturnuwun…

saya juga mengalami hal yang sama ketika meminjam D3000 teman mas. coba ADL nya dimatikan nanti lebih cepat loadingnya🙂

soal D3100 juga karena teman2 saya belum ada yang punya jadi saya belum bisa jajal mas maaf ya🙂

Salam kenal mas, saya berniat untuk membeli kamera DSLR Nikon D3100, kalau boleh tau…sekarang berapa ya harga Nikon D3100 di pasaran? Thanks b4🙂

malam mas satyo^^

monggo di cek di situs2 yang menjual produk ini seperti di (saya ndak promosi ya hehehe) jpckemang, camera.co.id, tokocamzone, focusnusantara, dan masih banyak lagi🙂

Baiklah mas…terima kasih banyak mas. Sukses untuk anda….:)

sama sama mas🙂
semoga awet dengan kamera barunya hehehehe

continuous autofocus ini cara pakenya gimana mas..?

tombolnya yg mana sich..? klo bisa minat nich

TQ

setahu saya, kode nya bernama AF-F🙂

jadi di dalam menu nanti bisa dipilih, ini untuk merekam video, jadi ketika objek bergerak, tetap akan dalam keadaan fokus🙂

mas puguh,,,,,kl nikon d3100 d gandengin ama tamron 70-300mm support ga dy??????mohon pencerahannya mas….

support kok mas🙂
setahu saya tamron yang itu sudah ada motor AF nya jadi autofokus nya bisa digunakan🙂

mas…saya mau bertanya lagi, kalau lensa TAMRON AF 18-200MM F/3.5-6.3 XR DI II LD ASPHERICAL [IF] support g dgn Nikon D3100 ??…thanks b4

mas puguh, apasih bedanya nikon D3100 non VR sama VR?..dari komen yg saya baca kayanya mas puguh lebih memilih nikon D3100 dibanding yg lain ya? emang bagus ya mas?…saya bener2 newcomer nih

maksudnya lensanya ya mas?
setahu saya, VR itu sebuah fitur di dalam lensa yang dapat membantu menahan getaran yang disebabkan oleh sang pemotret, mas. tapi tentu saja hanya sedikit mengurangi efek getarnya🙂
untuk lensa yang tergolong ringan seperti lensa kit / bawaan nya (18-55mm), menurut saya tidak diperlukan fitur VR kecuali memang si pemotret tangannya mudah bergoyang hehehe

mas puguh, mau nanya dong
kalo D3100 ini hrganya brp sih ? ada tmpt reccommend nya beli dmn ?
rencana mau beli ini

sama 1 lagi mas, kalau pake lensa nikon AF DX 10.5mm f/2.8G ED Fisheye

masuk gk ?? apa tipenya beda lagi ?
tqb4

hello🙂
setahu saya diantara 5-6 juta Rupiah🙂
sebenarnya dimana saja asal terpercaya ndak papa kok🙂

lewat webstore juga bisa, banyak yang terpercaya juga kok🙂

setahu saya DSLR Nikon yang sekarang bisa dipasangi lensa Nikon sejak tahun 1959, lho, jadi jelas bisa banget itu AF DX 10.5mm f/2.8G ED Fisheye masuk di D3100, tapi karena tidak ada motor fokus di lensa dan bodinya, jadi harus manual fokus🙂

terimakasih banyak bro puguh

sama 1 lagi dong sorry nih byk nanya hehe
D3000 sama D3100 bedanya jauh bgt gk bro ??
soalnya ada pikiran mau ambil D3000 aja hehe beda 1jt harganya soalnya

menurut hemat saya lho ini🙂
kalau memang mencari awalan, basic njepret, bahkan dengan NIkon D40 keluaran tahun 2006 saja saya masih merekomendasikan🙂
hehehe
setahu saya, bedanya D3000 dan D3100 ini ada di sensor (Megapixel, ISO performance yang sedikit lebih baik), ada mode video di D3100, tapi masih sebelas-duabelas menurut saya, hehehe

rencananya sy pengen beli lumix gh2 tapi D3100 sungguh menggoda, barusan cek harga di jpckmg cuma 5.600.000,-.,yg sy butuhkan mode videonya..mu tanya nih mas puguh., kalo pd saat rec video live view..iso shuter sama f nya bisa di rubah2 manual ga? apa sama kaya d7000 mesti di stop dulu ? , terus untuk mode video nya bisa rec berapa lama ya ?..cepet panas ga ? ,tq

selamat sore🙂
hmm jujur aja saya agak lupa nih, tapi teman saya ada yang punya D3100 nanti bisa saya coba, tapi mungkin saya baru bisa konfirmasi minggu depan mas, bagaimana?

biasanya sih recordingnya 20 menit setahu saya🙂
yang jelas, DSLR memang bukan untuk shooting video terus2an, dia ditujukan utamanya buat memotret hehehehe

selamat sore mas puguh,

mas saya newbie, baru beli nikon 3100,
nah pengen beli lensa tele, karena berhubung dana yang terbatas, ada beberapa lensa tela yang menggoda saya nih, salah satunya NIKON AF 70-300mm f/4-5.6G (Black).

karena itu lensa ga punya motor dan VR nah kira-kira pengaruhnya terutama buat kualitas gambarnya (getaran yang non VR dan VR).

mohon pencerahannya ya mas.

sore mas ^^

umumnya nanti pada panjang 300mm akan terasa sekali efek VRnya mas, karena itu jarak yang jauh jadi umumnya getar sedikit saja bisa mengaburkan gambar hehehe

atau Tamron VC 70-300 saja mas, temen2 forum di kaskus rekomendasi itu untuk lensa 70-300 daripada Nikonnya🙂

selamat pagi mas..
aku mau tanya dong..bagus mana DSLR D3100 dengan D60?? dengar2 ketajaman dan hasil gambar di out door dan in door lbh bagus D60?? jadia dari keduanyanya lbh banyak mana kelebihannya?? mohon sarannya mas.tks

menurut saya ketajaman lebih ke faktor lensa yang digunakan, dan tidak terlepas dari ISO rating yang digunakan juga🙂

kalau dari keduanya saya pilih D3100 karena lebih baru, jadi fitur2 dan kekuatan sensor kameranya juga lebih baik, at least technically🙂

Mas Bgni , Bajed yang mepet hanya bisa buat beli D3000 Baru ato D3100 Bekas , mending mana ni Mas ?

kalau saya mending D3100 bekas mas, tapi mencarinya yang selektif ya semoga dapet yang masih kondisi terawat🙂

mas bisa beli mesin nya aja gk mas???

maksudnya Body-only mas?
ya bisa aja dong🙂

Mas saya mau nanya . Kalau nikon 3100 ini bisa instal efek ga si ?

saya belum pernah tahu mas tapi kayaknya belum bisa hehe

Wah wah, untung ada review ini, ane d3100 user, dan ane hampir membeli AF 70-300 NIKOR, dengan review ini saya memutuskan untuk membeli dengan lensa dengan kode AF-S.

terima kasih mas puguh

mas, mo tanya untuk ukuran file fotonya apa cuma sampai 6,000 KB ( 6 MB) gak bisa lebih sampai 10,000 KB ( 10 MB ). klo bisa kasih tau caranya… makasih

setahu saya ukuran file bisa diperbesar melalui perangkat pengolah foto digital seperti photoshop atau lightroom🙂

setahu saya di photoshop ada tools untuk memperbesar ukuran file, tapi dimana nya saya kurang ingat ^^

Mas, kalo canon yang bagus buat foto sekaligus video apa ya? Terus nikon yang bagus buat foto sekaligus video? Saya lagi mencari refrensi kamera yang cocok untuk foto dan video secara saya masih pemula. Mohon saran ya mas

wah zaman sekarang kamera DSLR sudah bisa melakukan fungsi video yang memadai untuk kita para amatir, bahkan seri terbawah dari DSLR canon pun saya rasa sudah mumpuni untuk video keseharian yang tidak memakan waktu terlalu lama😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: