boku no sekai wa.. subarashii

setahun disini…

Posted on: 3 September 2010

Tidak terasa..

Setahun sudah aku belajar (lagi)..

Di saat teman-temanku sebagian besar sudah bekerja (dan sebagian sudah menikah), aku masih saja berkutat dengan dunia akademis. Yeah, berada di dunia akademis sepertinya tetap membuat otakku bekerja keras, walau sebenarnya aku masih saja malas, semalas dulu kuliah S-1 dan profesi.

Dimulai setahun yang lalu, Agustus 2009. Kala itu bingung sekali mau ke arah mana kaki ini dilangkahkan setelah lulus menjadi apotekor, eh, apoteker. Beberapa bulan sebelum kelulusan, teman-teman sudah mulai bergerak cepat dengan melamar pekerjaan di berbagai tempat. Aku masih saja bersantai, terlalu santai. Aku hanya melakukan apa yang teman-teman lakukan (melamar) sebagai plan B. Melihat peluang menjadi pengajar di Farmasi UGM yang kucintai ini pun sepertinya tipis karena nilaiku TIDAK CUMLAUDE (bukan berarti aku tidak dipuji lho, hehe).

Aku juga takut bekerja di industri Farmasi, bayanganku sejauh ini adalah, bekerja disana tidak jauh berbeda dengan tikus lab yang ditaruh di roda yang berputar. Benar-benar tidak bisa kemana-mana, jiwaku yang bebas dikungkung hebat didalamnya. Uang yang ditawarkan sebenarnya juga tidak sedikit, kelewat banyak untuk bujangan sepertiku malah. Cuma ya tadi itu, harus masuk jam 7, pulang jam 16 dan terkurung di gedung bukanlah pekerjaan yang kuinginkan.

i want to see the world, even though i am stupid

Secercah harapan itu datang, fakultas sebelah (Fakultas Kedokteran, red) menawarkan program pascasarjana yang dibumbui dengan beasiswa bagi yang beruntung. Terbersit harapan, “kira-kira aku dapat ndak ya?” dalam pikiranku. Melihat nilai S1 dan Profesiku yang sangat pas-pasan, aku kalah jauh dari teman-teman fresh graduate yang lainnya. Tapi aku yakin, inilah Plan A yang sebenarnya🙂

Segera kulengkapi persyaratan yang diajukan oleh program pascasarjana. Untunglah ALLAH Maha Baik, seorang Profesor di FK (fakultas kedokteran) dengan senang hati mau menjadi pemberi rekomendasiku, alhamdulillaah. Senang sekali ternyata langkahku dimudahkan-Nya. Dua wawancara industri farmasi pun aku tolak dengan halus (sembari menggerutu, kesempatan dapet uang, mandiri lagi, kok dilewatin gitu aja)..

September 2009, semester satu. Program studi yang kuambil adalah ilmu dasar, beorientasi kepada hal-hal yang berbau fisiologis dan seluler, sesuatu yang sangat kujauhi di masa S1 dan profesi karena kesulitannya. Entah mengapa sekarang hal inilah yang mulai belajar kusukai. Mungkin ada hubungannya dengan kursus singkat yang kuikuti beberapa bulan sebelum Agustus 2009 (dengan paksaan orang tua). Kala itu aku berpikir ‘buat apaa materi seperti ini, kecil dan kerjanya menerawang saja’. Tetapi hal itu berubah setelah kuketahui ilmu ini menyenangkan ketika diuraikan oleh orang yang menyenangkan🙂

*******

Di kelas, awal minggu, seorang dosen masuk ke kelas dan membagikan selembar formulir kepada mahasiswa yang berstatus “fresh graduate”. Kulihat formulir itu, isinya singkat sekali: nama, asal institusi, program studi, IPK (s1), TOEFL dan sekilas mengenai skripsi. Kemampuan Bahasa Inggrisku lumayan, meski tidak bagus-bagus amat, dan ini bisa kujadikan nilai tambah (mungkin satu satunya nilai tambah ya? he he he).

Dalam mendapatkan nilai, kuliah S2 memang tidak sesulit S1. sekitar 30-an SKS dibandingkan dengan 146 SKS di S1. Para mahasiswa yang mendapatkan nilai C langsung dirongrong oleh dosennya dengan ujian remedial, kalau sampai masih saja C, maka akan ada tugas yang dikerjakan di rumah. Semua hal itu membuat nyaris tidak seorangpun mengoleksi nilai C selama kuliah semester I. Nilai yang ada kebanyakan B dan A, sungguh menyenangkan jika melihatnya, hehehe. Meskipun nilai yang bagus sangat tidak menjamin kemampuan seseorang dan personality-nya.

2010 datang, bulan Juli pun tiba dan pengumuman beasiswa yang dinanti-nanti muncul juga. Sempat pesimis karena nilai S1-ku yang kecil, ternyata namaku muncul disana, di peringkat terbawah dari lima orang penerima. Alhamdulillaah, meskipun bontot, tapi yang penting aku juga dapet beasiswa, dan ini berarti aku bisa meringankan beban orang tua karena tidak perlu membayar SPP. Selain itu, uang bulanan dari beasiswa ini bisa kutabung untuk melengkapi perlengkapan fotografiku🙂

********

Agustus 2010, semester II pun selesai, nilai semester I dan sebagian kecil semester II pun sudah keluar. Nilai-nilai ku bisa dianggap baik (apalagi menurutku, nilai ini jauh diluar ekspektasi). hehehehe. semoga hal-hal yang sudah kulakukan bisa membuatku membagi ilmu dengan lebih baik dan tentu saja bisa keliling dunia!!🙂

Semoga ini bisa membuatku

2 Tanggapan to "setahun disini…"

amiiiiiiiiiiin😀

amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin🙂

kejar terus mimpi kita! minimal jadi Nekad traveler, hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: