boku no sekai wa.. subarashii

Nikon D7000 -sedikit review saja-

Posted on: 15 September 2010

Selamat datang Nikon D7000!!

Nikon D7000

Nikon D7000

Akhirnya, Nikon mengeluarkan juga pengganti dari kakaknya yang sukses, Nikon D90. Sebenarnya (menurut saya sih), Nikon D90 itu masih masuk kategori canggih lho (lha wong saya saja belum punya :p), masih sangat yahud meskipun D90 keluar tahun 2008. Gencarnya perang DSLR antar produsen mau tak mau membuat pabrikan kamera berlomba-lomba memproduksi model-model baru dengan kemampuan yang ditingkatkan, meskipun yang lama sebenarnya masih bagus..

D7000 ini baru saja diumumkan tanggal 15 September 2010 ini oleh Pihak Nikon, setelah banyak berita simpang siur mengenai nama si bulky yang satu ini, D95 atau D7000. Pokoknya, D7000 ini diposisikan sebagai pengganti langsung dari D90.

bagian belakang D7000

bagian belakang D7000

D7000 dipersenjatai dengan sensor baru EXPEED2 dengan resolusi 16,2 Mp, resolusi terbesar kedua setelah Nikon D3x yang harganya selangit itu (saat ini). Magnesium alloy pun sekarang menjadi kerangka dari D7000, menggantikan polycarbonate yang menjadi kerangka D90. Dengan ini, D7000 menjadi lebih ‘serius’ daripada D90, hehehe

Gambar atas menunjukkan beberapa hal baru, seperti tombol playback yang sekarang sejajar dengan tombol delete di kiri atas bagian belakang. Lalu switch untuk live mode pun dibuat dedicated, termasuk tombol record-nya sendiri. D7000 menawarkan 100% (approx.frame coverage, yang berarti anda mendapatkan apa yang anda lihat di dalam viewfinder. Berbeda dengan adik-adiknya (D5000, D3100 dan D3000) yang menawarkan kurang dari 100% coverage, sehingga apa yang anda dapatkan akan sedikit lebih besar dari apa yang anda lihat (termasuk D40 saya^^).

tampilan baru bagian kiri atas D7000

tampilan baru bagian kiri atas D7000

Perbedaan lainnya, D7000 mengadopsi jog dial dari kakaknya D300s untuk mengatur jenis pemotretan. mode S (single shoot), CL (continuous low shoot), CH (continuous high shoot), Q (quiet mode), Timer dan remote. Fitur tersebut langsung dapat diakses tanpa harus mememcet tombol, yang harus dilakukan hanyalah menggeser dial nya saja🙂

Diatas juga terlihat bahwa D7000 meminimalkan tampilan dengan membuat mode SCENE, sembari memberikan pilihan baru berupa U1 dan U2. Dalam mode SCENE, anda dapat memilih satu dari beberapa menu yang ada seperti “indoor” atau “night”. U1 dan U2 merujuk pada setting yang kita terapkan sendiri yang dapat segera kita pilih ketika dibutuhkan. Yeah, so many ‘pro’ touches in D7000… 😀

perbandingan antara D7000 (kiri) dan D90 (kanan)

perbandingan antara D7000 (kiri) dan D90 (kanan)

Tampak dari gambar diatas, D7000 sedikit lebih gemuk daripada D90. Jadi handling akan terasa lebih maknyuus!!

double SD card slots!

double SD card slots!

Sensor baru sebesar 16,2 MP membuat ukuran sebuah gambar yang dihasilkan akan jauh lebih besar daripada 6 MP keluaran D40, apalagi untuk anda yang sering mengambil gambar dalam format RAW. Untuk itu pihak Nikon menyiasati hal ini dengan membuat double SD card slots untuk D7000, mirip dengan D300s yang mengadopsi dua slot juga, tapi yang satunya untuk CF card. Dengan dukungan kapasitas memori yang semakin besar ini, anda akan semakin dimanjakan karena tidak perlu sedikit-sedikit-menghapus-gambar😀. Tapi buat saya sih, kapasitas yang kecil akan meningkatkan derajat kebijaksanaan anda dalam mengambil gambar🙂

D7000 dengan vertical grip

D7000 dengan vertical grip

Nikon D7000 ini dipersenjatai dengan hal-hal keren lainya seperti:

1. rentang ISO 100-6400, anda yang suka landscape bisa memilih ISO 100 sebagai ISO default (tidak seperti D90 yang ‘cuma’ 200) dengan ISO tertinggi 25.600 (HI2).

2. 39 titik autofokus dengan 3D tracking, unggul jauh 28 poin dibandingkan dengan D90, namun masih kalah 12 poin daripada flagship untuk Nikon DX, D300s.

3.  Shutter count yang diklaim Nikon mampu mencapai umur 150.000. Unggul 50.000 poin dibandingkan dengan D90. Namun jujur saja, itu hanyalah angka statistik belaka. Jadi, D7000 anda bisa jadi lebih awet (tembus 150.000 siklus) atau malah keok duluan (dibawah 150.000 siklus) :p.

4. Full time AF mode in live view / movie modes. Teknologi ini yang pertama ada di Nikon (mungkin di dunia DSLR juga, CMIIW), memungkinkan gambar terus mendapatkan fokus selama proses live/movie. D90 belum mempunyai mode ini, sehingga jika anda memulai mode movie, maka AF hanya akan bekerja sekali saja di awal perekaman. Sungguh berguna untuk pecinta movie, karena D7000 juga mampu merekam film dalam format fullHD!😀

5. 6 frame per second continuous shooting, lebih tinggi 1,5 fps daripada D90, cocok buat yang suka menangkap momen-momen cepat dan penting^^

6. Electronic virtual horizon, alat yang dapat memberitahu kita jika posisi sudah tepat horizontal atau belum, cocok buat saya yang sering menceng ketika mengambil foto-foto landscape😀

Well, D7000 merupakan kamera dengan sensor APS-C yang hebat. Tapi apa yang bisa dihasilkan oleh kamera ini SEPENUHNYA TERGANTUNG SI PEMAKAI. Fotografer yang mengerti bisa menghasilkan gambar yang menawan bahkan dari ponsel sekalipun, hehe. Intinya, lihat dulu apakah anda benar-benar membutuhkannya😀. Kalau anda masih awam sekali, bisa mengamboil DSLR dibawahnya seperti D5000 atau D3100 untuk mengasah kemampuan🙂

salam fotografer!^^

19 Tanggapan to "Nikon D7000 -sedikit review saja-"

memang sudah waktunya Nikon ngeluarkan senjata barunya ,dilihat dari spec-nya sangat menggiurkan ,harganya juga pasti menggiurkan kaleeeee

berapa harga nya nih dah ada bocoran blum?????????

iya sangaaat menggiurkan ^^

tambah 8 juta dapet D700 sekalian nih^^

info yang didapat, body only kamera ini seharga US$1199😀

Kameraku jadi terasa Jadul euy, tapi harganya yang sktr 12jt BO itu yang bikin tetep setia sama D90…heheh

hehehe
aku yo pingin D90+VG wae mas dadi sisane iso nggo tuku lensa

tapi godaan D7000 gila deeh :p

“Full time AF mode in live view / movie modes. Teknologi ini yang pertama ada di Nikon (mungkin di dunia DSLR juga, CMIIW)”

Setahuku sih D3100 (yang keluar hanya beberapa waktu sebelum D7000) juga sudah full-time AF mode in live view (and video recording). Jadi yang pertama adalah D3100…

nah ada yang “correct me if i an wrong” deh🙂

tenkyu koreksinya ya🙂

waaa…, makin charmed aja Nikon, bikin saya tergoda untuk melepas D90 ke tangan teman, tapi belum ready stock ya…?

sepertinya belum mas Bro Rajawali🙂

amazon pun belum melepasnya kok, info yang saya dapatkan D7000 akan muncul di bulan November

jadi bisa nabung dulu, soalnya kalau baru, masuk Indonesia mesti mahaal :p

Wew sangat menggiurkan…
Pengen ganti gear tp blm 1 thn bli D5000…
Tp aq cinta sama vari-angle LCD-nya…

he he he
saya sudah 3 tahun, hampir 4 tahun nih berkutat dengan D40🙂

pingin juga ganti ke D7000 tapi uangnya belum ada🙂, lensa cepat dulu deh, hehehe

boleh tanya mas, antara canon dan nikon yang setara mas pilih yang mana, apa alasanya, terima kasih

salam kenal mas Rahmat🙂

saya berangkat dari Nikon D40 sampai sekarang, sampai sekarang saya pun fanboy Nikon (hahaha), tapi saya bukannya benci lho sama Canon dan lainnya🙂
wong untuk kamera saku saya lebih prefer ke Canon (misalnya yang baru G12 dan S95)😀

nah dalam setahun ini saya banyak sekali menyerap informasi di bidang perkameraan, mas. saya mulai terbuka untuk merk lain (saya suka lensa L canon, keren punya. tapi NIKKOR lebih keren hahahaha)

jadi kalau disuruh milih antara Nikon dan Canon yang setara, misalnya D7000 dengan EOS 60D, saya tetep cinta Nikon mas huehuehue

Salam kenal mas… fitur d7000 yang ditawarkan menarik sekali untuk segera memilikinya.. Namun masih ada pertanyaan dariku, Bagaimana dengan noise_nya apabila berada di ASA tinggi..
Oya, di jogja dibandroll sekitar Rp. 11,5 – 12 jt BO.. Trims

selamat malam🙂
contoh foto malam hari bisa dilihat di sini mas🙂

kalau dari komen2 yang sudah pakai, kualitas gambarnya memang diatas rata-rata (kalau mau lihat skor nya bisa ke dxomark untuk melihat perbandingan kuantitatif antar sensor kamera🙂

iya mas di jogja segituan, di website ada yang 10,9 hehehehe

Ijin share ya mas..
Buat ngisi di blog saya..Matur tengkyu..:)

salam kenal Mas,, saya bingung milih antara Nikon D7000 atau Canon 7D,, karana setau saya,, kedua kamera itu masuk kategori semi-pro,, kalo pertanyaan itu dikasi sama mas,, jawaban mas kira2 apa ya?? trims buat jawaban nya,,

kalau saya,, mending saya EOS 7D aja mas, karena kalau dari yang saya baca dan pernah nyobain, AF EOS 7D lebih baik (slightly better) dari D7000. dan ada lensa 135L f/2 yang saya impikan hehe

mungkin yang saya ndak sreg hanya crop factornya yang 1,6x saja sih mas, sisanya 7D keren bangetk kok, kalau mbandingin ya D7000 versus EOS 60 D😀

oo,, gitu ya mas,, makasih buat pencerahan nya mas,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: