boku no sekai wa.. subarashii

Fotografi : apa sih Crop Factor itu??

Posted on: 9 Oktober 2010

Barangkali ini juga istilah yang tidak semua orang tahu, terutama teman-teman fotografer pemula yang baruuuuuuuuuuu saja memiliki DSLR kesayangannya🙂

 

 

full frame (merah) versus APS-C (biru)

full frame (merah) versus APS-C (biru)

 

Jadi, apa sih crop factor itu?

Crop factor adalah rasio perbandingan dari dimensi sensor suatu kamera terhadap format yang sudah menjadi referensi. Di masa ini, istilah crop factor digunakan untuk membandingkan sensor sebuah kamera digital dengan kamera berformat film 35mm.

Zaman sekarang, sensor kamera digital yang berhasil menyerupai (karena tidak mungkin persis, ya to?) kamera format film 35mm juga dinamakan full frame, karena luas permukaan sensor full frame ini setara dengan format 35mm.

setahu saya, ongkos pembuatan kamera digital full frame seperti ini relatif tinggi. Maka para produsen kamera menciptakan sensor kamera yang lebih kecil dari pada full frame. Ukurannya bervariasi:

a. 1,3 kali lebih kecil (dinamakan APS-H) —- crop factor 1,3x

b. 1,5-1,6 kali lebih kecil (dinamakan APS-C) —- crop factor 1,5 – 1,6x

c. sampai yang berukuran lebih kecil lagi (four thirds – 2 kali lebih kecil) —- crop factor 2x

lalu, apa dong hubungannya  crop factor dengan pemakaian lensa sehari-hari?

jadi gampangannya,

ketika ada tiga jenis kamera dengan sensor yang berbeda, yaitu full frame, APS-C dan four thirds, ketika ketiganya memakai lensa dengan rentang yang sama (contohnya 50mm), maka :

a. kamera full frame + lensa 50 mm

—– no crop factor, 50mm tetap dilihat sebagai 50mm (karena yang jadi referensi standar adalah full frame ini)

b. kamera APS-C + lensa 50mm

—– kena crop factor (50mm x 1,6), sensor APS-C yang lebih kecil dari full frame membuat pandangan di dalam viewfinder kamera anda menjadi lebih sempit daripada full frame,  jadi terlihat seperti menggunakan lensa 80mm di kamera full frame

c. kamera four thirds + lensa 50mm

—– kena crop factor (50mm x 2), sensor four thirds yang lebih kecil dari full frame membuat pandangan di dalam viewfinder menjadi lebih sempit lagi daripada full frame, jadi terlihat seperti menggunakan lensa 100mm di kamera full frame

masih mbingungi yaa? semoga gambar di bawah bisa membantu 🙂

 

full frame versus APS-C

full frame versus APS-C

 

 

jadi itulah keunggulan kamera full frame, dimana lensa super lebar 14mm tetap terbaca sebagai 14mm. Saya yang sehari-hari menggunakan Nikon D40 dengan lensa 18-105mm ya harus sadar bahwa sebenarnya 18mm itu setara dengan 28mm di full frame, yang mana tidak cukup lebar untuk memotret landscape, misalnya🙂

tapi keunggulan kamera APS-C juga ada lho, jika lensa ber-focal length 600mm dipasangkan di D40 saya (edian, oh ya, crop factor kamera DSLR APS-C Nikon sebesar 1,5), maka akan setara dengan lensa 800mm!! ;D

****

Tentu saja artikel seperti ini sudah malang melintang di internet, namun sebagian besar pastilah berbahasa Inggris, maka dari itu semoga artikel kecil dalam Bahasa ibu, Indonesia, ini berguna🙂

16 Tanggapan to "Fotografi : apa sih Crop Factor itu??"

masih binguung😮

wah berarti tulisanku yang ini masih belum mewakili apa itu crop factor ya? hehe

intinya, crop factor akan terasa kalau kita menggunakan kamera APS-C seperti D40 ku misalnya

sama sama memakai lensa 50mm (misalnya D700 dan D40)

tapi yang D40 punya sudut penglihatan yang lebih sempit, karena sensor D40 yang lebih kecil 1,5 kali dari sensornya D700
angka 1,5 itu yang digunakan untuk mengali focal length

jadi 1,5 x 50 : 75mm
jadi, ketika kita menggunakan lensa 50mm di kamera D40, itu akan sama seperti menggunakan lensa 75mm di kamera full frame D700🙂

d40 dipasangin 600mm kok jadinya cuman setara 800, padahal tulisan diatas menyebutkan crop factornya 1,6…..

hehe maaf maaf saya lupa menuliskan :p

sensor kamera APS-C nya Nikon itu mempunyai Crop Factor 1,5 (termasuk D40 saya dan si canggih D300s serta yang mau keluar D7000)
setahu saya Canon yang mempunyai Crop Factor 1,6 pada DSLR bersensor APS-C nya

mohon maaf atas ketidaknyamanannnya ya:)
terima kasih masukannya, sudah saya edit tulisannya^^

masih ndak mudeng ndan…
x_x

masih susah dimengerti yaa?😦

berarti crop factor bisa diartikan dengan pertambahan panjang pada lensa gitu ya?

“ketika kita menggunakan lensa 50mm di kamera D40, itu akan sama seperti menggunakan lensa 75mm di kamera full frame D700”
itu hasilnya sama gak, mas, kalau seperti itu? apakah lebih detail dengan lensa 75mm di kamera full frame ketimbang lensa 50mm di kamera D40 itu.
Terima kasih infonya

menurut saya bisa dikatakan demikian, dalam arti kata “seperti” ya mas🙂

hasilnya kalau dari segi sama lebar / sempit. sama mas. tapi kalau detail itu tergantung juga sensor kamera, jenis lensa dan olah digitalnya juga mas🙂

o gitu…
Di Nikon kamera FX itu full frame ya mas? dan DX itu APS-C?

Kalau dari segi kualitas gimana bro? Apakah sensor yang besar pasti menghasilkan gambar yang lebih detail?

Iya juga sih, klo buat main tele2nan pakai body APS-C yahuud tuh…
Pakai 100-400mm + 2x extender….birding, wildlife, candid…wow..

kata temen saya yang pakai Canon EOS 5D Mk II, meskipun sensor tahun 2008 / 2009 CMIIW tapi tingkat kualitas gambarnya bagus sekali, hehe

kalau enggak ngapain kita nabung buat DSLR kalau kamera saku bisa memberikan kualitas gambar yang sepadan, ya kan? hehe

tapi semua tergantung kebutuhan, kalau memang wildlife sepertinya sensor APS-C lebih enak ya karena sama aja dengan zoom 1,5 / 1,6 x hehe

Iya sepertinya begitu, beda di image quality…kebetulan sy pakai 5D classic, hasilnya memang better daripada 7D, tapi dari sisi fitur so old😦
Tapi jika untuk penggunaan sehari-hari memang APS-C udah cukup, tapi klo sudah studio, low light, detail, macro baru deh kliatan…hehehe

Salam kenal om…

iya betul mas🙂

temen saya juga bilang gitu kok, kalau emang full frame digital sensor itu tetep mau gimana2 diatas APC terutama di kualitas gambarnya🙂

saya juga masih pakai D7000 sekarang, sebenarnya pingin naik kelas entah ke Canon atau D700 saja, tapi mikir2 uangnya darimana😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: