boku no sekai wa.. subarashii

Fotografi: Apa sih Vignetting dan Flare (Lens Term)?

Posted on: 18 Oktober 2010

Selamat malaaam🙂

kedua pertanyaan diatas tentu merupakan pertanyaan yang juga umum diajukan oleh teman-teman pecinta fotografi , baik yang baru memulai atau sudah melangkah😀

Mari kita pahami satu-satu, hehehe

VIGNETTING

vignetting (copas internet), perhatikan sisi gelap di pojok framevignetting (copas internet), perhatikan sisi gelap di pojok frame

 

Vignetting merupakan hal yang terjadi dalam fotografi, dimana terjadi pengurangan brightness atau saturasi di bagian pojok dibandingkan dengan bagian tengah frame.

Hal ini dapat disebabkan oleh konstruksi dari bilah-bilah kaca yang menyusun suatu lensa, sehingga pada saat cahaya masuk ke dalam lensa, bilah bagian belakang akan tertutup sebagian oleh bilah bagian depannya, menciptakan efek vignetting ini.

Dalam fotografi lanskap, vignetting ini bukanlah hal yang diharapkan. Fotografi lanskap juga umumnya dihiasi dengan lensa-lensa ber-focal length lebar seperti 10mm atau 12mm. Oleh karena itu para produsen lensa berlomba-lomba menciptakan produk lensa yang minim sekali vignetting🙂

Namun tidak selamanya vignetting itu jelek, untuk menambah nilai seni (pada kamera LOMO misalnya) terkadang efek inilah yang ditonjolkan, dan di zaman digital seperti ini, cukup mudah untuk mereduksi vignetting dengan bantuan perangkat lunak yang tersedia🙂

FLARE

skema efek flare (copas wiki)

skema efek flare (copas wiki)

 

Flare adalah efek dalam fotografi, dimana terdapat cahaya yang masuk dan menyebar di dalam lensa melalui mekanisme yang tidak diharapkan, misalnya pantulan internal dalam lensa atau material (bilah) lensa yang kurang homogen.

Flare umumnya terbentuk karena adanya sumber cahaya yang terlalu terang:

1. Yang berada di dalam frame (masuk daerah bidikan, lihat gambar atas) — menciptakan ganbaran artefak kasat mata

2.  Yang berada di luar frame (di luar daerah bidikan, lihat gambar atas) — menciptakan efek berkabut

 

Flare (copas internet), perhatikan bentukan bersegi di daerah tangga

Flare (copas internet), perhatikan bentukan bersegi di daerah tangga

Sepertinya, foto diatas ini merupakan contoh dari efek flare yang pertama (artefak kasat mata). Biasanya ini terjadi ketika kita mengarahkan lensa menuju matahari.

Hal ini bisa diminimalisasi atau dihilangkan dengan pemasangan hood di bagian depan lensa seperti ini nih :

lens and hood

lens and hood

Semoga yang sedikit ini bisa berguna🙂

 

salam jepret!!

10 Tanggapan to "Fotografi: Apa sih Vignetting dan Flare (Lens Term)?"

malah berseni mas kalo terbentuk itu😀

kalo beli “hood” nya aja bisa mas?

maaf, saya masih awam banget soal fotografi…hehehe
oya…lanjutin nulisnya mas…tulisanya keren2…:)

halo mas🙂
boleh2 saja kok, ada yang jual harga bersahabat juga hehehe🙂

Hmm..tanya..kalo yang dimaksud “grip” itu apa ya?

maksudnya vertical grip ya mas?? hehhe setahu saya itu item tambahan yang dipasang di bagian bawah DSLR kita. gunanya, di VG itu ada tombol shutter juga, jadi kalau kita merubah orientasi njepret dari landscape ke potrait, tangan kita ngga perlu ubah posisi karena ada tombol shutter bantuan, hehe🙂

gw pake hood tetep aj flare T.T..krn chaya matahari terlalu kuat kali y

bisa jadi, karena mau bagaimanapun tidak ada produk buatan manusia yang sempurna kan ehehehee🙂

mas, cara masang hood lensa gmna ya?

tinggal bagian tudungnya jangan terbalik saja ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: