boku no sekai wa.. subarashii

Fotografi: Apa sih Rangefinder itu?

Posted on: 30 Januari 2011

Maklum, beberapa hari ini sedang gandrung membaca tentang  camera rangefinder, hhehehe. So, apa bedanya sih dengan kamera DSLR yang sehari-hari kita gunakan? Mari kita pelajari bersama : )

sebuah kamera Rangefinder

sebuah kamera Rangefinder

Kenapa disebut rangefinder (taksingkat RF ya)? Apa bedanya dengan DSLR yang kita gunakan sehari-hari?

Disebut RF karena kamera ini menggunakan dua buah alat untuk menyatukan gambar yang kita lihat. Pada DSLR, kita mengenal prinsip through the lens, yaitu dimana kita melihat dan memfokus gambar melalui lensa kamera kita, ini nih gambarnya biar nggak bingung😀

melihat di DSLR / SLR

melihat di DSLR / SLR

Sedangkan pada RF, kita tidak melihat gambar langsung dari lensa, melainkan dari sebuah viewfinder optik yang ada di  sisi lain kamera. Kita juga tidak menjumpai adanya cermin yang bergerak karena fokus dilakukan dengan menyatukan dua buah gambar (satu dari viewfinder, satu dari lensa). Sekali lagi, niih biar ngga bingung ada gambarnya^^

how rangefinder works

how rangefinder works

Kalau udah gitu, gimana dong fokusnya?

Kalau dengan DSLR, fokus manual dilakukan dengan “feeling”, sekadar ngepasin aja (kadang meleset pastinya hahaha). Naaaaah.. bedanya ada disini, dengan RF, gambar dikatakan fokus ketika dua buah gambar berhasil di “tumpuk”, kaya’ gini niiiih… :

ini yang belum fokuus

ini yang belum fokuus

sudah fokus nihudah fokus nih

Gambar sebelah kiri belum fokus, karena kedua gambar belum pas “numpuk”-nya. Gambar kana sudah fokus, mudah kan? Hehehe.

Inilah mengapa fokusing di RF jauuuh lebih mudah dan lebih cepat daripada DSLR (manual fokus)😀.

RF memiliki viewfinder yang lebar dan terang, bahkan melebihi DSLR sekalipun. Pada vewfinder RF, kita akan mendapati bahwa terdapat ‘frame di dalam frame’. Frame yang didalam merupakan  batas yang dikover oleh lensa yang kita gunakan. Dengan adanya frame luar, kita bisa memperkirakan hal-hal disekitar frame yang sekiranya dapat mengganggu ^^.

rangefinder's viewfinder

rangefinder's viewfinder

Keuntungan RF daripada DSLR:

  1. Manual focusing yang lebih cepat dan akurat daripada DSLR (dalam posisi sama-sama manual).
  2. Suara shutter saat ditekan lebih tenang daripada DSLR, tentu saja sangat menyenangkan apabila berada di situasi yang tenang (seperti di tempat ibadah, upacara, dan pada saat street photography).
  3. Bentuknya yang ringkas tidak (at least menurutku lho) membuat orang-orang merasa risih. Bandingkan saja dengan DSLR yang (mau bagaimanapun) terlihat gendut dibandingkan RF. Karena ringkas, maka kebutuhan untuk tas yang besar bisa dikurangi😀. Padahal kalau tahu aja harga sebuah RF dan lensanya terkadang jauuuuuuuh lebih mahal daripada DSLR sekalipun ^^
  4. Bentuk lensa yang juga lebih kecil memudahkan kita untuk membawa lebih dari satu lensa tanpa merasa terbebani.
  5. Tidak dijumpai sebuah keadaan momentary blackout. Dimana pada kamera yang mempunyai cermin yang bergerak (DSLR) dimana akan terjadi blackout segera saat tombol shutter ditekan (yang pada pake DSLR pasti sudah tahu kan? Ada jeda berwarna HITAM di viewfinder kita, apalagi kalau rana kecepatannya lebih rendah).
  6. Kualitas gambar yang lebih baik daripada DSLR!! Karena tidak mempunyai cermin yang bergerak, sehingga tidak perlu takut bagian belakang lensa kesenggol si cermin. Desainer RF bisa mendesain lensa dengan bagian belakang sedekat mungkin dengan sensor sehingga lensa berukuran lebih kecil, distorsi lebih kecil dan tentu saja lebih tajam!😀
  7. Kualitas gambar tetap prima bahkan di bukaan (f/) terbesar dari lensa yang kita pakai. Kebayang kan kalau lensa yang kita pakai punya f/1,2? Sebuah surga bagi yang suka potret-potret di kondisi cahaya seadanya! (motret sekaten pasti menyenangkan). Sedangkan pada DSLR, kita harus menurunkan nilai f/ ke angka 8-11 untuk mendapatkan kualitas optik terbaik dari lensa kita🙂.

… dan juga beberapa kekurangan seperti:

  1. No macro or close focus. Ketika jarak fokus sangat dekat (lebih kecil dari 0.6-1 meter), apa yang kita lihat jelas-jelas tidak akan sama dengan apa yang lensa lihat (karena sangat dekat tadi).
  2. Fokus yang payah pada jarak jauh (tele), karena RF memang tidak dirancang untuk itu. RF sangat baik untuk pemotretan wide angle dan normal. Makro, close up dan tele? Hmmm, siap-siap kesusahan dan kecewa deh, hehehe
  3. Kita tidak tahu apa yang kita dapat. Meskipun sudah dibekali frame pembatas pada viewfinder, kita tetap ndadak harus melihat hasil akhir jepretan kita, bahkan dengan Leica RF yang paling mahal sekalipun!😀
  4. Keterbatasan dalam penggunaan filter, termasuk filter polarisasi. Jelas bukan hal yang baik untuk para landscaper, termasuk saya hehehehe
  5. Kontrol bokeh (depth of field) tidak dijumpai, lha iya, kita melihat objek kan dari viewfinder yang terpisah, mana bisa kontrol bokeh dari sana, hehehe.
  6. MAHAAAL!!!!!!!!!! Beneran, mahal banget! Sebuah RF digital dengan lensa 35mm bisa membuat anda kehilangan 35 juta Rupiah dalam sekejap! Bayangkan dengan DSLR, anda sudah mendapatkan sebuah full frame dengan sebuah lensa cepat (f/1,4)😀.

Terlepas dari baik buruknya, semua tergantung yang pakai. Kalau memang sudah terlanjur suka, siapa yang bisa menyalahkan? Ya to?😀 . Saya pribadi sih, kalau ada uang yang memang dialokasikan kesana, ya samber satu laah, hehehe.

Salam jepret, dan semoga berguna🙂

sumber: sini, sini, dan sini🙂, salah satu grup RF di flickr ada disini🙂

15 Tanggapan to "Fotografi: Apa sih Rangefinder itu?"

“Kualitas gambar yang lebih baik daripada DSLR!! Karena tidak mempunyai cermin yang bergerak, sehingga tidak perlu takut bagian belakang lensa kesenggol si cermin. Desainer RF bisa mendesain lensa dengan bagian belakang sedekat mungkin dengan sensor sehingga lensa berukuran lebih kecil, distorsi lebih kecil dan tentu saja lebih tajam”

Setahu saya, salah satu alasan IQ RF lebih tajam dan bagus karena umumnya (tidak semua) bersensor besar (Digital Leica ya setaraf FF lah). Dan karena tidak ada cermin, jadi ukurannya bisa dibuat kecil🙂. Kapan ya ada digital RF yang terjangkau? :D… Fujifilm X100 yang tidak interchangeable lens aja masih sekitar USD 1,200.

halo mister!🙂

bacaan saya mungkin yang masih kurang, artikel ini saya tulis setelah membaca2 beberapa referensi di internet, hehehe
saya pernah lihat foto di flickr, mister, leica M9+ lensa f/1 di f/1, alamaak di wide open tajamnyoo, mana mungkin di DSLR main wide open bisa tajam😀

Bro Puguh, thanks info utk RF nya. Sy emang lagi nyari2 bahasa mudah dimengerti nya, tnyata bisa baca dsini.
Oh iya bro, ada satu ulasan yg blg M9 itu pertama yg pake autofocus. Emang iya yah?.
Bknnya semua manual yah bro?

selamat pagi mas joshua🙂

mungkin web ini lebih valid mas, monggo dicek disini, disana disebutkan kalau semua leica M9 masih manual focus.

saya rasa itu cuma kekeliruan penulisan saja yang blog itu🙂

setahu saya yang autofokus itu Contax G2, tapi maaf saya juga belum pernah coba dan lihat, tapi dari review2 saja🙂

semoga membantu🙂

nyambung pertanyaan sy sebelumnya, ini link tpt sy baca ulasan m9:
http://tentangdigital.wordpress.com/2009/11/19/daya-tarik-si-titik-merah-leica/

disitu dibilang…
………………M9 juga pertama kalinya memiliki kemampuan auto focus…….

wah, saya baru tahu RangeFinder itu apa
makasih penjelasannya ^^
salam kenal..

wah makasih sudah berkunjung dan melihat isi blog saya yang kecil ini🙂

Terima kasih atas infonya. Sangat membantu sekali.

sama-sama, senang bisa berguna🙂

makasih infonya gan… gini loh.. di kamera DSLR sy, ada menu bertuliskan “rangefinder”, trus sy cari2 infonya ternyata spt ini.. jadi tambah ilmu lg saya.. heheh.. makasih ya..

hehe makasih kembali sudah meluangkan waktu membaca disini🙂

@puguh Bagus ini bro blog kamu .. tolong di comment ya web sayahttp://fadelarya.wordpress.com/

Thanks mas untuk infonya.

sama sama! wah padahal ini psotingan lama hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: