boku no sekai wa.. subarashii

Fotografi : Apa sih Prime Lens itu?

Posted on: 17 Juni 2011

Kamera DSLR? checked

Kartu memori? checked

Status baterai? checked

Lensa? checked

Prime lens?

tunggu, tunggu, tunggu, apa itu prime lens??

Mari kita bahas bersama-sama😀

prime lens a.k.a fixed lens

prime lens a.k.a fixed lens

Dalam dunia fotografi dan film (dan yang lainnya yang menggunakan lensa sebagai salah satu alat perekam kejadian), prime lens berarti suatu lensa dengan focal length yang tetap. Prime lens sering disebut juga dengan fixed lens (pasti pernah dengar kan? hehehe🙂 )

Jadi, ketika melihat tulisan 50mm f/2 atau 200mm f/2 di tubuh lensa, kita dapat langsung menyimpulkan bahwa lensa tersebut punya satu jenis focal length saja :).

Terus apa dong maksudnya? beda gitu dengan lensa zoom kaya’ 18-70mm / 70-300mm / 200-400mm??

Ya beda!😀

Prime lens cuma punya satu focal length! Jadi para penyuka lensa zoom layak kecewa karena anda harus maju-mundur untuk mengambil foto yang pas buat anda :D

Dan berikut ini adalah beberapa karakter yang ada di dalam sebuah prime lens:

1. Karena setiap prime lens cuma punya satu jenis focal length saja, maka formula optik yang dikandungnya pun lebih simpel daripada lensa zoom. Bagian bergerak dari prime lens didesain lebih sedikit daripada lensa zoom dan dioptimasi untuk sebuah focal length saja🙂

2. Karena cuma punya formula optik yang lebih simpel, maka pendesain lensa dapat mendesain prime lens dengan bukaan yang lebih besar daripada zoom lens (misalnya prime lens dengan bukaan superlebar f/1,2 atau 1,8). Lensa dengan bukaan besar dapat bekerja lebih baik dalam kondisi minim cahaya, dan tentu saja bokeh yang lebih menyenangkan! :D Hal ini sulit diterapkan (bukannya tidak mungkin lho :D) di lensa zoom, karena desain optik untuk zoom saja lebih ribet, apalagi menambahkan fitur bukaan lebar, pasti lebih ribet lagi formulanya, alhasil yang kena imbas nanti harganya😀)

prime lens dengan bukaan lebar, kaya' bolong ya?

prime lens dengan bukaan lebar, kaya' bolong ya?

3. kualitas optik yang lebih baik daripada lensa zoom. Karena bagian bergerak dari prime lens lebih sedikit, maka para pendesain lensa dapat berkonsentrasi lebih pada kualitas gelas-gelas yang digunakan untuk meningkatkan kualitas gambar. So that is why some of us prefer prime lens than zoom lens, because they are sharper and optically better!🙂

4. Yang ini agak sensitif , sebagian dari prime lens berharga lebih murah daripada zoom lens🙂. Jadi biasanya sebuah prime lens yang murah menjadi sidekick lensa zoom bagi para fotografer. Tapi ya ada lho prime lens yang harganya juga bisa beli mobil minibus satu *hahaha, serius, tidak bercanda😀

5. Ini juga patut dipertimbangkan, umumnya bobot prime lens lebih ringan daripada lensa zoom, karena konstruksi didalamnya yang lebih sederhana, jadi jumlah beling-beling di dalamnya pun lebih sedikit, alhasil lebih ringan . Tapi ada juga lho prime lens yang berat banget, misalnya 400mm f/4, 600mm /f4😀

6. Yang ini entah benar apa enggak (based on conversation), prime lens lebih sulit terserang jamur daripada lensa zoom. Bisa jadi hal ini logis mengingat pada lensa zoom terdapat lebih bagian bergeraknya, jadi lebih mudah bagi partikel-partikel dan mikroorganisme untuk memasuki sela-sela lensa. Sedangkan prime lens secara logis “lebih rapat” jadi lebih sulit dimasuki. Siapa yang mau ngetes hayo?😀

Memang sih, siapa yang tidak suka lensa zoom? sudah punya rentang focal length, bawa satu cukup buat segala aktivitas? Sering kali hal seperti inilah yang membuat kita seperti “malas”, karena untuk mendapatkan suatu komposisi kita cukup memaju-mundurkan lensa kita. Tapi bukan berarti saya menyalahkan yang punya lensa zoom lho, saya juga punya kok, tapi saya jarang menggunakannya😀

Dengan prime lens, apalagi misalnya hanyak sebuah lensa itu yang kita punya untuk dipasangkan di kamera kita, kita jadi lebih disiplin. Kita jadi lebih sabar, kita jadi lebih penuh perhitungan ketika akan mencetak komposisi yang sesuai, kita akan lebih menjiwai karakter lensa kita (karena bawaanya cuma satu *haha*). Memang sih, untuk mendapatkan komposisi yang sesuai, kita harus memaju-mundurkan kaki kita, bukan lensa kita, hehehe.

Saya sendiri punya dua tipe lensa tersebut, zoom dan prime lens. Prime lens  yang saya punya bukan ukuran yang biasanya dipakai (35mm atau 50mm), tapi entah mengapa saya sangat menikmati karakter prime lens saya meskipun untuk mendapatkan komposisi yang sesuai saya kadang harus mundur jauh banget, hehehe.

Sekali lagi, tidak ada yang lebih hebat, prime lens atau lensa zoom. Sekali lagi semua tergantung siapa yang memakai lensa-lensa tersebut. Dan pilihan untuk lensa-lensa tersebut juga pastilah masalah selera dan kebutuhan  :)

Salam sehat! njepret!🙂

 

sumber : sini, sini, sini

2 Tanggapan to "Fotografi : Apa sih Prime Lens itu?"

kalo saya selalu bawa zoom sm prime lens kemana mana mas, dan yg sering saya bawa ya prime 35mm f/2.5 E😀

saya juga sih mas🙂
tapi tetep aja yang seriiing nangkring di mount itu yang prime, feelnya kerasa🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 12 pengikut lainnya

tuiter saya

My Flickr Photos

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: